Setiba kita di batas masa
Nobat nafiri tiada bernada
Sehelai daun kering
Berayunan layu
Menanti saat dibawa bayu
Langit mendung hujan pun gerimis
Sayup terdengar sendu dan tangis
Bertitian bisikan kalimah nan suci
Berdoa mudahkan perjalanan
Terakhir ini
Berat mata memandang
Berat lagi tanggungan bebanan perasaan
Kendati pun sejarah
Dosa pahala pastikan dikira
Bagai terasa keresahan dijiwamu
Bagai terdengar suara meruntum kalbu
Tiada walau sesaga dibawa pergi
Tak berharga puja dan puji
Kala jantungmu bagai laut bergelombang
Lemah cengkaman jejarimu di genggaman
Betapa sukar untuk kita menerima
Tiba detik pasti terpisah
Di batas masa~
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
tanggal 15 Januari 2012. kami sekeluarga telah kehilangan datuk tercinta (datuk sebelah ibu) iaitu Allahyarham Jailani Bin Jaafar yang telah kembali ke rahmatullah pada tepat jam 5.00 pagi.
"Walaupun tidak sempat berada disisi atok ketika itu, segala nasihat yang atok bagi pada kak ma.. kak ma akan simpan sehingga akhir hayat kak ma kelak..semoga roh atok aman disana"
AL-FATIHAH
Allahyarham Jailani bin Jaafar
1935 - 2012
No comments:
Post a Comment